Tidak Ada Alasan Untuk Mengeluh!

mengeluhTidak ada alasan untuk mengeluh karena Allah memberikan nikmat Islam kepadaku. Nikmat yang menerangi jalanku. Nikmat yang menunjukan jalan menuju keselamatan. Nikmat yang memberi petunjuk untuk sukses dunia akhirat.

Tidak ada alasan untuk mengeluh karena aku dianugrahi orang tua yang bijak. Yang menjadi inspirasi hidupku. Yang membimbingku ke arah hidup yang lebih baik. Yang membesarkanku dan membimbingku. Yang tidak pernah lelah menjaga dan merawat agar aku tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Yang rela berkorban demi kebaikanku.

Tidak ada alasan untuk mengeluh karena aku diberikan rezeki yang cukup oleh Allah, makanku cukup, minumku cukup, dan pakaianku cukup. Rezeki yang membuatku dan keluargaku bertahan hidup. Rezeki yang mencukupkanku selama ini.

Tidak ada alasan untuk mengeluh karena aku dilahirkan ditengah saudara-saudara yang baik hati. Saudara yang suka menghibur aku, saudara yang selalu siap menolong aku. Saudara yang sering aku mintai nasihat dan pendapat. Saudara-saudara yang secara bersama berjuang demi kebaikan bersama. Saudara-saudara yang membuat aku berani menjalani
hidup.

Tidak ada alasan untuk mengeluh karena aku diberikan banyak kelebihan. Aku memiliki kemampuan belajar, aku memiliki kemampuan bicara, aku memiliki kemampuan menulis, dan keyakinan bahwa masih bisa memiliki kemampuan-kemampuan yang lainnya.

Dan masih banyak nikmat-nikmat dari Allah yang tidak bisa aku sebutkan, banyak sekali bahkan tidak akan terhitung. Ternyata tidak ada alasan untuk mengeluh.

Mengeluh adalah pekerjaan kita sehari-hari. Tetapi, tanpa kita sadari kita terlalu banyak mengeluh dan melupakan yang namanya bersyukur. Padahal, dengan banyak mengeluh, kita telah menarik lebih banyak lagi energi negatif. Ingat teori ini : “semakin banyak anda mengeluh, maka anda lebih banyak lagi menarik energi negatif dan sebaliknya, semakin banyak anda bersyukur, maka anda lebih banyak lagi menarik energi positif”.

Ganti mengeluh dengan bersyukur

Itu adalah teori umum. Bukankah agama menyuruh kita untuk lebih banyak bersyukur. Karena Allah akan menambahkan nikmat kita jika kita bersyukur. Maka, secara agama, jelaslah bersyukur sangat di anjurkan.

Bisakah anda menggantinya dengan bersyukur agar anda bisa menarik energi positif lebih banyak lagi. Saya yakin anda bisa. So, mari bersyukur 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *