• Follow us : Facebook Google+ RSS Feed
Home » Percaya Diri » Meningkatkan Percaya diri Anak

Meningkatkan Percaya diri Anak

Janet's Rich Banana Bread Recipe Meningkatkan Percaya diri Anak
193

percaya diriJika anak mengalami hal-hal seperti malu, kurang kepercayaan diri, banyak diam, maka anda harus waspada. Mungkin anak kurang percaya diri terhadap dirinya. Kurang percaya diri tidak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Kurang percaya diri akan membahayakan bagi perkembangan mental anak. Jika dibiarkan akan mengakibatkan minder berkepanjangan sampai anak dewasa. Padahal, seperti artikel saya sebelumnya, tentang pentingnya percaya diri. Dan sangat disarankan jika sikap ini sudah ditanamkan sejak usia dini. Sebagaimana kita ketahui bahwa kepercayaan diri itu bukan datang dari langit. Tetapi, memang harus ditanamkan kedalam diri kita atau diri anak. Rasa tidak PD yang berlebihan dapat menghambat perkembangan mental anak. Jadi perasaan ini harus kita antisipasi sedini mungkin pada diri anak kita agar mereka bisa berkembang menjadi pribadi yang mandiri.

Gejala-gejala Kurang percaya diri

Berikut adalah gejala-gejala kurang kepercayaan diri pada anak : 1.Susah berbicara, atau jarang bicara, bahkan pada saat teman-temannya sedang asyik ngobrol. 2.Merasakan ada kejahatan dan bahaya serta bertambahnya rasa takut dan kekhawatiran. Bisa dilihat dari anak yang tidak suka keluar rumah. Dan tidak bergaul dengan teman-temannya. 3.Menutup diri, adanya rasa malu, dan tidak punya keberanian. Seperti pada saat harus berbicara didepan kelas. Anak seperti ini biasanya malu dan merasa minder dan tidak PD. 4.Tidak mampu berfikir secara mandiri. Biasanya anak bersifat manja dan tidak bisa melakukan hal-hal secara mandiri dan lebih suka orang tuanya yang melakukannya untuknya. Biasanya anak yang kurang kepercayaan diri seperti mengalami gejala-gejala di atas disebabkan oleh beberapa hal termasuk karena lingkungan dan pendidikan dari orang tua. Seperti cara mendidik anak yang salah dan berdasar pada ancaman, kekerasan, dan pemukulan setiap kali anak berbuat kesalahan atau main-main sesuatu, sering disalahkan, dipukul, diancam, dicela, dan direndahkan dan berbagai kesalahan lain dalam mendidik anak akan sangat berpengaruh pada perkembangan kepercayaan diri anak. Sebagai orang tua anda harus memperhatikan hal ini. Jangan biarkan anak anda menjadi anak pemalu dan kurang kepercayaan diri. Jadikan anak anda menjadi pribadi yang percaya diri dan mandiri sehingga anda akan bangga pada anak anda.

Cara Meningkatkan Percaya Diri Anak

Menurut para pakar psikologi, perkembangan kepercayaan diri anak telah terbentuk sejak anak masih bayi. Saat berumur tiga atau empat tahun, anak sudah bisa menilai dan menggambarkan dirinya sendiri. Oleh sebab itu, sebaiknya orangtua sudah mulai membentuk kepercayaan diri anak sejak balita atau dini. Apa yang anda tanamkan pada anak-anak itulah yang akan membentuk kepribadian anak. Percaya diri itu merupakan sebuah perasaan yang mana perasaan anak tidak nyaman seperti dengan lingkungan barunya. Dari perasaan tidak nyaman itulah timbul rasa malu dan takut untuk melakukan sesuatu sehingga timbul perasaan tidak percaya diri atau minder. Cara mengatasinya adalah dengan membentuk mental anak sejak dini. Dalam hal ini, peran orang tua sangat diharapkan. Adapun berikut adalah tips-tips agar anak memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan menghindari sifat kurang percaya diri yang berlebihan.

Tips Percaya diri diri untuk anak

1.Menunjukkan kasih sayang pada anak Cara ini sangat bagus karena dengan menunjukkan kasih sayang ke anak, anak akan merasa dirinya berharga sehingga bisa meningkatkan percaya diri anak. 2.Mengajari anak agar bisa mandiri Contohnya Membiarkan anak memilih sendiri makannya, minumnya, dan permainannya. Sebaiknya orang tua tidak terlalu mengatur dalam hal-hal yang memang terdapat kelapangan dalam syari’at. Adapun dalam hal yang disyari’atkan (misal: makan dengan tangan kanan) maka sebaiknya orang tua mengarahkan sejak dini. 3.Memberi anak motivasi Berilah anak motivasi agar bisa percaya diri dan ceritakan pentingnya percaya diri dalam kehidupan. 4.Memuji anak Orang tua hendaknya memujinya secara proporsional didepan orang-orang dewasa dan tidak menyebutkan kekurangannya di hadapan mereka maupun anak-anak kecil. 5.Mengoreksi kesalahan anak Anda bisa mengoreksi kesalahan anak secara halus. Tetapi, jangan sampai anda mengoreksinya dihadapan anak lain. Karena ini justru akan menurunkan rasa percaya diri anak. Kemudian sesudah mengoreksi anda bisa kembali memuji anak supaya anak bisa segera Kepercayaan diri kembali. 6.Menjadi teladan bagi anak Teladan dari kedua orang tua dalam hal percaya diri dan tidak bimbang. Kalau orang tua menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi maka anak akan dapat mencontohnya dengan baik. Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

Related Posts

Leave a Reply

 
© 2013 · RSS · Designed by Indowebthemes
Get up to speed fast on article spinner : risk free trial
Plugin from the creators of Brindes Personalizados :: More at Plulz Wordpress Plugins

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin