Ada Bintang Dalam Diri Anda

bintangBagaimana manusia di ciptakan? Manusia adalah makhluk sebaik-baiknya bentuk. Manusia di ciptakan dengan berbagai kelebihan di bandingkan makhluk lainnya. Manusia adalah makhluk yang sempurna. Proses penciptaan manusia sendiri adalah sebuah gambaran hidup yang menakjudkan.

Dengan memahami hal tersebut, anda pun semestinya tidak menyepelekan siapa pun. Karena dari segi penciptaannya prosesnya saja begitu luar biasa. Yang menjadi masalah adalah seringkali bibit unggul itu tidak mendapat perawatan yang memadai. Sehingga kalau pun mampu bertahan predikat “hidup segan mati tak mau” pun bisa saja menempel.

Ada bintang dalam diri anda…

Manusia diciptakan dengan potensi fisik yang lengkap dan mampu berjalan tegak. Manusia juga di berikan kemampuan akal yang luar biasa. Manusia juga memiliki potensi hati yang abstrak. Bahkan, kita tidak tahu persis dimana letak hati tersebut.

Kita adalah penguasa di muka bumi!

Karena kesempurnaan yang di miliki itulah, dengan berbagai yang melekat di antaranya. Allah menjadikan manusia sebagai khalifah (penguasa) di muka bumi. Kekuatan fisik, kematangan hati, dan kecerdasan berfikir adalah bekal yang Allah berikan sebagai bekal untuk menjalani hidup di dunia ini. Bekal itu yang bisa kita gunakan untuk mengukir sejarah, layaknya bintang.

Dengan kekuatan akal yang dimiliki manusia pula sehingga manusia mampu membuat berbagai keajaiban-keajaban di dunia hasil penciptaan manusia. Ada yang berhasil membuat pesawat terbang, ada yang berhasil membuat mobil, gedung bertingkat dan sebagainya. Itu adalah bukti kedahsyatan manusia yang diciptakan Allah.

Tetapi, yang di jadikan manusia sebagai khalifah Allah adalah manusia utuh. Yaitu bukan sembarang manusia. Manusia yang memiliki tiga unsur berikut : kekuatan intelektual, emosional, dan spiritual.

Sebagai contoh adalah Hitler, seorang yang sangat pemberani dan boleh di katakan sebagai pemenang. Namun, dengan tindakannya maka ia bukanlah manusia karena telah melakukan pembunuhan massal terhadap ratusan ribu etnis Yahudi di Jerman.

Bintang Itu memang ada pada Anda

Ya, dalam diri seseorang ada bintang tepatnya potensi untuk menjadi bintang. Seorang Gwen Stefani saja mengakui, “saya kira setiap orang punya kelebihan dan bakat tersendiri,” katanya. Akan tetapi, memang tak ada seorang pun yang lahir langsung bisa menjadi bintang.

Secara umum, proses itu bisa saja analog satu dengan yang lain. Bekerja keras, mendapatkan banyak rintangan, tempaan yang datang terus menerus, serta berlatih, dan terus berlatih. Dan ingatlah, hanya pada kenyataannya, ada yang setia kepada proses tersebut, bertekun pada proses, maka dia lah yang pada akhirnya menjadi bintang, karena akhirnya bisa menghasilkan produk informasi yang mencengangkan, yaitu prestasi seorang bintang.

Bintang itu memang ada pada anda. Dengan menyadari bahwa anda sebenarnya layak menjadi bintang, maka anda pun akan mampu bertumbuh menjadi bintang. Ingatlah ada bintang di dalam diri anda dan Jadilah bintang itu!

Apakah ada syarat untuk menjadi bintang?

Tidak ada syarat mutlak yang harus anda penuhi untuk menjadi bintang. Menjadi bintang tidak harus dari seorang yang kaya, punya pendidikan bagus, atau dari keluarga terhormat, atau lagi harus memiliki otak jenius. Tetapi, siapapun anda anda bisa menjadi bintang. Asalkan anda mampu bertumbuh menjadi bintang.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *